Liverpool Kalah Lagi, Ada Masalah Apa Sama Liverpool ?
SepakBola, LarakaNews - Legenda Manchester United, Roy Keane, menilai Liverpool kini berada dalam krisis serius setelah kekalahan telak 0-3 dari Manchester City di Etihad.
Hasil itu menjadi kekalahan kelima The Reds di Premier League musim ini, sekaligus keempat beruntun di laga tandang, rekor terburuk mereka dalam 13 tahun terakhir.
Dengan catatan lima kekalahan dari enam laga terakhir, skuad asuhan Arne Slot kini tertahan di peringkat kedelapan, terpaut delapan poin dari pemuncak klasemen Arsenal. Keane menegaskan, Liverpool sudah kehilangan hak disebut sebagai penantang gelar juara.
“Pada titik ini Anda tak bisa lagi menganggap Liverpool sebagai pesaing gelar. Lima kekalahan sudah cukup menjelaskan. Ini krisis bagi tim seperti mereka,” ujar Keane kepada Sky Sports.
Keane secara khusus menyoroti kerapuhan pertahanan Liverpool, yang sudah kebobolan 17 gol dalam 11 pertandingan liga. Ia menilai barisan belakang tampil tanpa keberanian dan tanggung jawab.
“Secara defensif mereka berantakan. Full-back menjadi masalah besar, dan bek tengah seperti Ibrahima Konate terlihat seperti kehilangan kepercayaan diri,” kata Keane.
“Anda lihat para pemain hanya mengayunkan kaki tanpa benar-benar bertarung. Itu bukan perilaku juara. Kalau tim sedikit menurun, setidaknya lakukan hal mendasar: hentikan umpan silang, bertahan dengan keras.”
Menurutnya, Liverpool kehilangan mentalitas juara yang selama ini menjadi ciri khas di bawah Jurgen Klopp. “Pertanyaannya sederhana: seberapa besar mereka masih menginginkannya?” tegas Keane.
Selain pertahanan, performa pemain baru Florian Wirtz juga menjadi sorotan. Didatangkan dari Bayer Leverkusen dengan harga tinggi, sang gelandang dinilai belum mampu memberi dampak besar di Premier League.
Eks bek Manchester City, Micah Richards, menilai Wirtz belum menunjukkan kualitas sesuai labelnya. “Hari ini kita nyaris tak melihat kontribusi Wirtz, dan itu menjadi masalah bagi manajer,” ujarnya.
“Kalau Anda dibeli dengan nilai sebesar itu, dari liga mana pun, Anda seharusnya tampil di pertandingan besar dan menunjukkan perbedaan.”
Kritik dari Keane dan Richards menambah tekanan bagi Arne Slot, yang kini harus mengembalikan kepercayaan diri tim serta mengakhiri tren buruk di laga tandang.